Ketika anak tiba-tiba menolak makan, menutup mulut saat disuapi, atau memalingkan wajah dari makanan, banyak orang tua merasa khawatir. Kondisi ini sering dikenal sebagai GTM (Gerakan Tutup Mulut), yaitu situasi ketika anak menolak makan secara aktif.
GTM cukup sering terjadi pada bayi dan balita, terutama saat memasuki fase MPASI hingga usia toddler. Pada sebagian anak, kondisi ini hanya berlangsung sementara. Namun pada beberapa kasus, GTM dapat berlangsung lebih lama dan mempengaruhi asupan nutrisi serta kebiasaan makan anak.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tanda GTM sejak dini agar penanganan dapat dilakukan dengan lebih tepat.
Apa Itu GTM pada Anak?
GTM atau Gerakan Tutup Mulut adalah kondisi ketika anak menunjukkan penolakan terhadap makanan yang diberikan. Penolakan ini bisa muncul dalam berbagai bentuk perilaku saat waktu makan.
Kondisi ini biasanya muncul pada anak usia:
- 6–12 bulan saat mulai MPASI
- 1–3 tahun saat anak mulai menunjukkan kemandirian
- balita yang sedang mengalami fase perkembangan tertentu
Walaupun sering dianggap sebagai fase normal, orang tua tetap perlu memperhatikan durasi dan pola penolakan makan.
15 Tanda Anak Mengalami GTM yang Perlu Diwaspadai
1. Anak Menutup Mulut Saat Disuapi
Salah satu tanda paling jelas adalah ketika anak langsung menutup mulut saat sendok makanan mendekat.
Hal ini menunjukkan adanya penolakan terhadap aktivitas makan.
2. Anak Memalingkan Wajah dari Makanan
Beberapa anak menunjukkan penolakan dengan cara memalingkan wajah atau menghindari sendok ketika hendak disuapi.
Perilaku ini biasanya muncul ketika anak mulai tidak nyaman saat waktu makan.
3. Anak Menolak Hampir Semua Jenis Makanan
Jika anak mulai menolak berbagai jenis makanan seperti:
- nasi
- sayuran
- lauk
- buah
secara bersamaan, ini bisa menjadi salah satu tanda GTM.
4. Anak Hanya Mau Minum Susu
Sebagian anak GTM hanya mau minum susu dan menolak makanan padat.
Jika berlangsung lama, kondisi ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi.
5. Anak Memainkan Makanan Tanpa Memakannya
Anak mungkin hanya:
- menyentuh makanan
- memindahkan makanan
- memainkan makanan di piring
tanpa benar-benar memakannya.
Perilaku ini sering muncul pada anak yang mulai kehilangan minat terhadap makan.
6. Anak Menjadi Rewel Saat Waktu Makan
Ketika waktu makan tiba, anak mungkin mulai:
- menangis
- marah
- menolak duduk di kursi makan
Hal ini dapat menunjukkan bahwa anak mulai mengasosiasikan waktu makan dengan pengalaman yang tidak menyenangkan.
7. Anak Mengemut Makanan Terlalu Lama
Beberapa anak masih menerima makanan tetapi mengemutnya lama tanpa menelan.
Proses makan bisa berlangsung sangat lama karena anak tidak segera menelan makanan.
8. Anak Sering Memuntahkan Makanan
Sebagian anak GTM akan memuntahkan makanan yang sudah masuk ke dalam mulut.
Ini bisa terjadi karena:
- penolakan terhadap makanan
- ketidaknyamanan dengan tekstur makanan
9. Anak Menolak Duduk di Meja Makan
Tanda lain yang sering muncul adalah anak:
- menolak duduk
- berlari saat waktu makan
- sulit diajak makan bersama
Hal ini menunjukkan anak menghindari aktivitas makan.
10. Waktu Makan Menjadi Sangat Lama
Jika waktu makan yang biasanya sekitar 20–30 menit berubah menjadi lebih dari satu jam, ini bisa menjadi tanda GTM.
Proses makan menjadi lama karena anak tidak fokus atau menolak makan.
11. Anak Hanya Mau Makanan Tertentu
Beberapa anak hanya mau makanan tertentu saja, misalnya:
- hanya mau nasi
- hanya mau makanan manis
- hanya mau makanan favoritnya
Kondisi ini sering berkaitan dengan picky eating.
12. Nafsu Makan Anak Menurun Drastis
Perubahan nafsu makan yang tiba-tiba menurun drastis juga bisa menjadi tanda GTM.
Anak yang sebelumnya makan dengan baik bisa tiba-tiba kehilangan minat terhadap makanan.
13. Anak Terlihat Cemas Saat Makan
Sebagian anak terlihat cemas atau tidak nyaman ketika melihat makanan atau sendok.
Hal ini bisa terjadi jika anak pernah memiliki pengalaman makan yang tidak menyenangkan.
14. Berat Badan Anak Tidak Bertambah
Jika GTM berlangsung lama, salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah pertumbuhan berat badan anak yang tidak optimal.
Karena itu penting untuk memantau pertumbuhan anak secara rutin.
15. Anak Menolak Makan dalam Waktu Lama
Jika anak menolak makan selama lebih dari 2–3 minggu, orang tua perlu mulai mencari penyebab yang lebih mendalam.
GTM yang berkepanjangan dapat dipengaruhi oleh:
- kebiasaan makan
- faktor perkembangan
- faktor psikologis
Dampak GTM Jika Tidak Ditangani
Jika berlangsung lama, GTM dapat berdampak pada beberapa aspek tumbuh kembang anak, seperti:
- asupan nutrisi yang tidak optimal
- berat badan sulit naik
- anak semakin sensitif terhadap makanan
- hubungan makan antara anak dan orang tua menjadi tegang
Karena itu, penting untuk mengatasi GTM dengan pendekatan yang tepat dan tidak memaksa anak.
Kapan Orang Tua Perlu Mencari Bantuan Profesional?
Orang tua dapat mempertimbangkan berkonsultasi dengan profesional jika:
- GTM berlangsung lebih dari 2–3 minggu
- anak menolak hampir semua makanan
- berat badan anak tidak bertambah
- anak terlihat stres atau takut saat makan
Pendekatan yang tepat dapat membantu anak kembali merasa nyaman saat makan.
Pendekatan Hipnoterapi untuk Anak Susah Makan
Dalam beberapa kasus, GTM dapat berkaitan dengan faktor emosional dan pengalaman makan anak.
Pendekatan seperti hipnoterapi anak dapat membantu anak:
- mengatasi trauma makan
- mengurangi kecemasan saat makan
- membangun kembali asosiasi positif terhadap makanan
Hipnoterapi dilakukan dengan pendekatan yang lembut dan ramah anak, sehingga membantu anak merasa lebih nyaman saat makan.
Konsultasi Hipnoterapi Anak Susah Makan di Jakarta | CARENZA
Jika anak Anda mengalami GTM atau kesulitan makan berkepanjangan, penting untuk memahami akar penyebabnya agar dapat ditangani dengan tepat.
CARENZA menyediakan layanan Hipnoterapi Anak Susah Makan di Jakarta untuk membantu mengatasi berbagai hambatan makan seperti:
- anak GTM
- picky eater
- trauma makan
- kesulitan makan pada balita
Pendekatan yang digunakan berfokus pada kenyamanan psikologis anak dan hubungan makan yang lebih positif.
👉 Pelajari lebih lanjut mengenai Hipnoterapi Anak Susah Makan di Jakarta bersama CARENZA untuk mendapatkan pendampingan yang tepat bagi anak Anda.


